Antara Qadha dan Qadar dengan tekanan jiwa
Salah satu cara terbaik yang diajarkan Islam untuk menghadapi tekanan jiwa adalah keyakinan akan Qadha dan Qadar. Dalam pandangan ini, segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang bersifat kebetulan, dan segalanya berada dalam pengaturan Allah swt. Seorang yang beriman, meskipun ia meyakini bahwa tidak ada jabr (yakni segala perbuatan yang kita lakukan kita lah yang bertanggung jawab) dalam hidup ini, tetap berkeyakinan bahwa Allah swt. adalah suber segala gerak dan efek serta Ia lah pencipta semua maujud.[1] Dengan pola pikir seperti ini, seorang manusia tidak akan berhadapan dengan jalan buntu dalam hidupnya, segala musibah yang menimpa adalah atas kehendak-Nya dan segala perkara telah ditakdirkan-Nya.
Imam Ali as. berkata:
“Segala perkara mengikuti qadha dan qadar. Mati dan hidup manusi...

Dukung Kami