Minggu, November 1

Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Tetangga baru

Seseorang dari kalangan Anshar membeli sebuah rumah di Madinah lalu tinggal di situ. Namun ternyata ia baru sadar bahwa tetangganya bukanlah orang yang baik. Ia mengadukan hal itu kepada Rasulullah saw dengan berkata, “Ia adalah tetangga yang tak hanya tidak baik, tapi aku juga khawatir kelak ia akan mencelakakanku.” Kemudian Rasulullah saw mengumpulkan Imam Ali as, Salman, Abu Dzar dan seseorang yang sepertinya Miqdad lalu memerintahkan mereka untuk menyampaikan pengumuman di masjid selama tiga hari, yang berbunyi: “Barang siapa tetangganya tidak aman dari gangguan dan keburukannya maka ia bukanlah orang yang beriman.” Lalu tibalah saat Rasulullah saw menekankan pengumuman itu, seraya mengisyarahkan tangannya ke empat penjuru arah beliau bersabda, “Sampai empat puluh rumah dari setiap ...
Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Imam Sajjad as menjamu orang-orang terkena lepra

Di Madinah saat itu ada beberapa orang yang terkena lepra. Banyak orang yang lewat di dekat mereka merasa jijik. Pada suatu hari mereka sesama orang yang berpenyakit lepra sedang berkumpul dan makan. Lewatlah Imam Ali Zainal Abidin as di dekat mereka. Orang-orang itu menawari sang Imam untuk duduk bersama mereka dan ikut makan. (lebih…)
Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Imam Jawad as membayar hutang sang ayah

Dalam Al Kafi Syaikh Kulaini disebutkan, saat Imam Ridha as baru saja wafat, seseorang bernama Mathrofi di dalam hatinya berkata, "Imam Ridha as berhutang padaku empat ribu Dirham. Tidak ada yang tahu selain aku dan beliau. Kini beliau meninggal dan uang itu tidak akan kembali." (lebih…)
Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Seorang Muslim dan ibunya yang Kristen

Seorang pemuda bernama Zakaria putra Ibrahim mulanya beragama Kristen sama seperti seluruh anggota keluarganya yang lain. Tak lama ia masuk Islam karena ketertarikan hatinya akan agama ini. Saat musim haji, ia berangkat dari Kufah menujuh tanah suci. Setibanya di Madinah, ia bertemu dengan imam Ja'far Shadiq as. Sang imam bertanya, "Hai anak muda, ceritakan bagaimana engkau masuk Islam." Zakaria berkata, "Begitu aku mendengar ayat ini aku masuk Islam. Allah swt berfirman: 'Sebelumnya engkau tidak mengetahui apa itu Kitab dan apa itu iman. Namun Kami menjadikannya cahaya yang dengannya Kami menghidayahi siapapun di antara hamba-hamba Kami.' (QS Shuura: 52)" "Aku merasa diriku seperti apa yang dikatakan dalam ayat ini," tambahnya. Imam Shadiq as berkata, "Aku bersaksi Allah swt telah mem...
Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Imam Ja’far Shadiq as dan gaji guru ngaji

Fadhl bin Abi Qarrah berkata: Aku bertanya kepada Imam Ja'far Shadiq as, "Wahai putra Rasulullah, sebagian orang berkata bayaran yang diberikan kepada guru mengaji (guru Qur'an) haram dan kotor." Imam Ja'far Shadiq as menjawab, "Mereka adalah musuh-musuh Allah dan telah berkata dusta. Dengan perbuatan itu mereka ingin agar anak-anak mereka tidak belajar Al-Qur'an. Jika seandainya seseorang membayar guru Qur'an seharga uang tebusan nyawa anaknya sekalipun, mubah dan sah-sah saja." Sumber: Man Laa Yahdhuruhul Faqih 3/99 Bab Al-Ma'ayisy wal Makasib wal Fawaid Was Shinaa'aat H 32.
Kisah dan Sejarah Ahlul Bait

Lebih baik dari pembantu

Imam Ali as dan Fathimah Azzahra as adalah suami istri tauladan bagi kita semua. Cerita ini sangat menarik dan dapat diambil banyak pelajaran darinya. Saat baru memulai hidup bersama, Imam Ali as dan Fathimah Azzahra as meminta pendapat Rasulullah saw tentang pembagian tugas mereka dalam rumah tangga. Rasulullah saw akhirnya menyarankan agar Fathimah Azzahra as mengerjakan segala pekerjaan yang ada di dalam rumah dan Imam Ali as mengerjakan segala yang di luar rumah. Mereka berdua pun sangat senang dengan saran sang nabi dan menjalankannya. Keadaan itu terus berlangsung hingga mereka berdua memiliki anak. Semenjak memiliki anak, Fathimah Azzahra as mulai kerepotan dengan banyaknya tugas yang harus dikerjakan di dalam rumah. Imam Ali as pun tidak tega dengannya, dan menyarankannya untuk p...
Dukung Kami Dukung Kami