Minggu, Februari 1

Serba-serbi

Serba-serbi

Bukankah keyakinan Syiah tentang Bada’ membuktikan mereka yakin para Imam lebih tinggi dari Tuhan

Bada’ termasuk kepercayan dan akidah Syiah, padahal di sisi lain mereka meyakini para Imam mengetahui ilmu ghaib. Apakah para Imam lebih tinggi dari Tuhan? Jawaban: Pertanyaan di atas diutarakan berdasarkan sebuah kitab yang ditulis oleh Syaikh Nashir Qafari, yang termasuk sekongkol Salafi. Kitab tulisan Syaikh Qafari penuh dengan tuduhan yang tidak berdalil terhadap Syiah, yang tentunya ia belajar dari gurunya, Ibnu Taimiyah. Pantas di dalam penuh dengan tuduhan yang tidak masuk akal. Sebagai contoh saya jelaskan beberapa di antaranya; Ia menulis, “Di Iran Imam Khumaini menambahkan namanya sebelum dua syahadat dalam adzan.”[1] Saya heran mengapa penanya hanya membaca buku orang seperti ini. Penanya bertanya tentang bada’, lalu berkata bahwa Syiah meyakini bada’; kemudian secara meng...
Serba-serbi

Para sahabat nabi adalah manusia-manusia terbaik; mengapa Syiah mencaci mereka?

Secara alami dan dalam sejarah telah terbukti bahwa sahabat-sahabat nabi adalah orang-orang terbaik yang pernah ada di masa itu. Lalu mengapa Syiah menuduh para sahabat sebagai kafir? Jawaban: Jika anda bertanya kepada para pengikut agama nabi Musa as, tentang siapakah sahabat-sahabat nabi terbaik yang mereka kenal? Mereka akan menjawab, “Para sahabat Musa as.” Padahal kita sering membaca dalam Al Qur’an tentang apa yang telah dilakukan oleh sahabat-sahabat Musa as saat beliau tidak ada. Bukankah mereka telah murtad di belakang nabi Musa as? Sebagai gantinya Tuhan, mereka menyembah anak sapi. Nabi Musa as mengajak sahabat terbaiknya dari Bani Israil ke miqat namun karena sifat keras kepala yang dimilikinya, beliau menyebutnya umat yang paling tolol. Ia bertanya kepada Tuhan karena perb...
Serba-serbi

Banyak perbedaan riwayat tentang Imam Mahdi as; mana yang benar?

Ada banyak riwayat mengenai nama ibu, hari lahir dan umur Imam Mahdi saat ia muncul nanti. Begitu juga tempat ia muncul, lamanya ia ghaib, masa pemerintahannya, dan seterusnya. Manakah yang benar di antara itu semua? Jawaban: Permasalahan Imam Mahdi adalah masalah akidah yang telah diterima oleh semua umat Islam. Para ulama Ahlu Sunah pun telah menulis banyak buku seputar Imam Mahdi, misalnya akhir-akhir ini ada buku yang telah dicetak di Saudi Arabia dengan judul Baina Yaday Sa’ah, yang kandungannya cukup bagus. Syiah meyakini, begitu lebih dari empat puluh ulama Ahlu Sunah, bahwa Imam Mahdi as putra Imam Hasan Askari as telah dilahirkan di dunia dan sempat dibesarkan oleh orang tuanya. Namun sepeninggal ayahnya beliau dighaibkan. Spesifikasi kehidupan beliau bukanlah termasuk perkar...
Serba-serbi

Isu tentang peristiwa Saqifah

Yang jelas Ali hanya duduk di rumah… Pertamanya, Anshar menentang Abu Bakar dan bersikeras untuk membai’at Sa’ad bin ‘Ubadah namun akhirnya semuanya membai’at Abu Bakar. Bai’at mereka mungkin memiliki salah satu dari beberapa alasan ini: 1. Mereka dipaksa membai’at. 2. Akhirnya mereka sadar bahwa Abu Bakar layak untuk menjadi khalifah. 3. Mereka asal membai’at begitu saja, tanpa ada tujuan. Karena yang pertama dan ketiga tidak mungkin, maka tidak ada kemungkinan keempat; jadi yang benar adalah yang kedua. Betul bukan? Jawaban: Padahal sebelumnya penyanya pernah menyatakan bahwa semua sahabat telah membai’at Abu Bakar, namun di sini ia berkata bahwa Anshari tidak membai’atnya, namun akhirnya mereka pun membai’at Abu Bakar. Sejarah mencatat bahwa dalam peristwia Saqifah, hanya pemimp...
Serba-serbi

Bukankah peristiwa Karbala membuktikan bahwa Imam Husain as tidak punya ilmu ghaib?

Jika memang benar para Imam mengetahui ilmu ghaib, lalu mengapa Husain bin Ali tidak membawa air secukupnya agar bisa diminum oleh sahabat-sahabatnya di tengah perjalananan? Apakah ia tidak tahu kalau ia bakal membutuhkan air? Mengapa ia tidak memperhatikan ayat yang berbunyi: “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi…”[1] Jawaban: Bukankah anda tadi berkata kita tidak layak mencela sahabat nabi? Mengapa anda meremehkan Al Husain dengan menuduhnya tidak menghiraukan ayat Al Qur’an? Jika kita menelaah lebih dalam mengenai sejarah Karbala, anda akan mengetahui bahwa sebenarnya Imam Husain as membawa air cukup dalam perjalanannya. Hanya saja air tersebut habis karena kejadian-kejadian tertentu, misalnya saat tentara Hurr Al Riyahi datang kehausan, beliau...
Serba-serbi

Apakah menurut Syiah mencaci para khulafa adalah ibadah?

Padahal Ahlu Sunah tidak pernah mencaci Ahlul Bait. Namun mengapa Syiah menganggap mencaci para sahabat, khususnya para khulafa, adalah ibadah? Jawaban: Syiah adalah pengikut Imam Ali bin Abi Thalib as yang berkata kepada sahabat-sahabatnya: “Aku tidak suka kalian mencela dan mencaci. Daripada kalian mencela dan mencaci, lebih baik kalian memperingatkan mereka.”[1] Oleh karena itu, celaan-celaan yang pernah anda dengar adalah perbuatan orang-orang tidak berbudaya dan berpendidikan. Padahal Rasulullah saw sendiri pernah bersabda, “Mencela orang yang beriman adalah kefasikan.” Oleh karena itu: Syiah tidak mencaci semua sahabat. Total keseluruhan sahabat nabi jumlahnya mencapai seratus ribu orang. Kurang lebih lima belas ribu orang dari mereka telah tercatat dalam sejarah, sedang yang l...
Serba-serbi

Bukankah Imam Shadiq as memerintahkan kecintaan kita kepada Abu Bakar dan Umar?

Imam Ja’far Shadiq as saat ditanya oleh seorang perempuan, “Apakah aku harus mencintai Abu Bakar dan Umar?”, beliau menjawab, “Ya, cintai mereka.” Begitu pula Imam Baqir as menyebut Abu Bakar dengan sebutan As Shiddiq. Lalu mengapa anda tidak begitu? Jawaban: Penanya hanya menukilkan sepenggal hadits saja, tidak seluruhnya. Riwayat di atas lengkapnya demikian: Ada seorang perempuan yang bernama Ummu Khalid. Ia diberi tanah oleh walikota Madinah waktu itu yang bernama Yusuf bin Umar. Abu Bashir berkata, “Imam Shadiq as berkata kepadaku: “Apakah engkau ingin mendengarkan perkataannya?” Aku menjawab, “Ya.” Beliau menceritakan, “Kalo begitu, izinkan ia masuk.” Lalu beliau berkata lagi, “Duduklah di dekatku…” Perempuan itu masuk dan mengucapkan kata-katanya. Tak lama kemudian perempuan itu...
Serba-serbi

Apakah menurut Syiah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dihapus?

Mengapa orang-orang Syiah meyakini bahwa ada ayat-ayat tertentu yang telah dihapus dari Al Qur’an? Bahkan mereka menuduh Abu Bakar dan Umar telah merubah-rubah ayat Al Qur’an?! Jawaban: Apa bukti anda mengatakan Syiah meyakini ada ayat Al Qur’an yang telah dihapus? Sama sekali tidak ada keyakinan seperti itu di dalam Syiah. Coba anda merujuk kitab akidah kami yang tertua seperti ‘Aqaidul Imamiyah yang disusun oleh Syaikh Shaduq; anda akan menyadari hal yang sebenarnya. Bahkan dari sejak sebelum masa Syaikh Shaduq, Fadhl bin Syadzan (260 H.) menegaskan bahwa keyakinan terhadap terubahnya Al Qur’an adalah keyakinan para penentang Syiah. Ia menekankan bahwa Al Qur’an benar-benar terjaga dari segala perubahan, pengurangan atau penambahan. Penanya hanya dengan membaca sebuah riwayat lalu d...
Serba-serbi

Mengapa meyakini Imamah tidak disebutkan dalam Al-Qur’an?

Wilayah Ali bin Abi Thalib dan anak-anaknya (meyakini sebagai wali) adalah rukun iman kalian. Namun mengapa tidak disebutkan rukun iman seperti ini di dalam Al Qur’an? Padahal shalat, zakat, dan yang lainnya disebutkan dalam Al Qur’an. Jawaban: Jika anda membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan seksama beserta tafsiran-tafsirannya, pasti anda akan melepas pakaian Wahabisme yang anda pakai itu. Wilayah Ali bin Abi Thalib disebutkan dalam ayat ini: “Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”[1] Kebanyakan ahli hadits dan perawi Ahlu Sunah mengakui bahwa ayat tersebut turun dikarenakan Ali bin Abi Thalib. Jumlah mereka pun lebih dari 66 orang. 9 orang dari mereka adalah ...
Serba-serbi

Mengapa hari wafat Imam Ali as tidak diperingati sebagaimana hari wafat Imam Husain as?

Padahal umat Syiah sendiri meyakini bahwa Ali bin Abi Thalib lebih afdhal dari pada anak-anaknya. Namun mengapa para pengikut mazhab Syiah tidak memperingati hari wafatnya sebagaimana mereka memperingati hari wafat anaknya, Husain bin Ali? Jawaban: Memang jelas Ali bin Abi Thalib as lebih mulia dari anak-anaknya. Begitu pula jelas nabi Muhammad saw lebih mulia daripada semua manusia. Adapun mengapa kita sangat membesarkan tragedi Asyura, karena tragedi itu memiliki hal-hal yang tidak dimiliki selainnya: Terbunuhnya Imam Husain as merupakan peristiwa yang begitu memukul. Yang mana beliau dan 72 orang dari sahabatnya, bahkan juga bayi-bayi yang masih menyusu, dibantai oleh sekelompok orang yang sama sekali tidak tercium bau iman dari diri mereka. Rasulullah saw dan Imam Ali as sendir...
Dukung Kami Dukung Kami