Ta’qib Shalat Ashar Ahlul Bait as

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

Ta’qib atau doa untuk dibaca usai shalat Ashar:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لا إِلَهَ إِلا هُوَ

astaghfirulloohal ladzii laa ilaaha illaa hu

Aku beristighfar kepada Allah, tiada Tuhan selain Ia

الْحَيُّ الْقَيُّومُ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ

al hayyul qoyyuum arrohmaanur rohiim

yang Maha Hidup, Tegak, Pengasih dan Penyayang

ذُو [ذَا] الْجَلالِ وَ الْإِكْرَامِ

dzal jalaali wal ikroom

pemilik keagungan dan kemuliaan

وَ أَسْأَلُهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيَّ تَوْبَةَ عَبْدٍ ذَلِيلٍ خَاضِعٍ فَقِيرٍ

wa an yatuuba ‘alayya taubata ‘abdin dzaliilin khoodhi’in faqiir

dan aku memohon-Nya untuk menerima taubatku, taubat hamba yang hina, tunduk dan faqir

بَائِسٍ مِسْكِينٍ مُسْتَكِينٍ مُسْتَجِيرٍ

baa’isin miskiinin mustakiinim mustajiir

lemah, miskin dan sengsara

لا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ نَفْعا وَ لا ضَرّا

laa yamliku linafsihi naf’a wa laa dhorro

tak memiliki apapun yang menguntungkan dan merugikan dirinya sendiri

وَ لا مَوْتا وَ لا حَيَاةً وَ لا نُشُورا

wa laa mauta wa laa hayaata wa laa nusyuuro

juga tidak memegang kendali atas matinya, hidupnya dan kebangkitannya

Lalu ucapkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ نَفْسٍ لا تَشْبَعُ

alloohumma innii a’uudzu bika min nafsil laa tasyba’

Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari nafsu yang tak pernah terpuaskan

وَ مِنْ قَلْبٍ لا يَخْشَعُ

wa min qolbin laa yakhsya’

dari hati yang tak pernah khusyuk

وَ مِنْ عِلْمٍ لا يَنْفَعُ

wa min ‘ilmin laa yanfa’

dari ilmu yang tak bermanfaat

وَ مِنْ صَلاةٍ لا تُرْفَعُ

wa min sholaatil laa turfa’

dari shalat yang tidak terangkat (ke sisi Allah)

وَ مِنْ دُعَاءٍ لا يُسْمَعُ

wa min du’aa’il laa yusma’

dari doa yang tak didengarkan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْيُسْرَ بَعْدَ الْعُسْرِ

alloohumma innii as’alukal yusro ba’dal ‘usr

Ya Allah aku memohon kemudahan setelah kesusahan

وَ الْفَرَجَ بَعْدَ الْكَرْبِ

wal faroja ba’dal karb

keluasan setelah kesengsaraan

وَ الرَّخَاءَ بَعْدَ الشِّدَّةِ

war rokhoo’a ba’das syiddah

kelapangan setelah kesempitan

اللَّهُمَّ مَا بِنَا مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ

allohumma maa binaa min ni’matin famink

Ya Allah apapun nikmat yang ada pada kami semuanya dari-Mu

لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ

laa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik

tiada Tuhan selain Engkau dan aku beristighfar dan bertaubat kepada-Mu

Diriwayatkan dari Imam Shadiq as: “Barang siapa mengucap istighfar sebanyak 70 kali usai shalat Ashar, maka Allah swt akan mengampuni tujuh ratus dosanya.”

Diriwayatkan dari Imam Jawad as: “Barang siapa membaca surah Al-Qadr usai shalat Ashar, maka di hari itu, ia bagai mengamalkan seluruh amal yang dilakukan makhluk-makhluk Allah.”

Dimustahabkan untuk membaca doa ‘Asyarat di tiap pagi dan petang. Sedangkan waktu terbaik untuk membacanya adalah usai shalat Ashar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *