Doa Muqatil bin Sulaiman beserta terjemahannya

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

Muqatil bin Sulaiman perawi doa ini yang mana ia meriwayatkannya dari Imam Sajjad as berkata, “Jika ada orang yang berdoa dengan doa ini sebanyak seratus kali namun (hajatnya) tidak dikabulkan, maka laknatlah Muqatil.”

إِلَهِي كَيْفَ أَدْعُوكَ وَ أَنَا أَنَا

ilaahii kaifa ad’uuka wa anaa anaa

Ya Allah bagaimana aku berdoa kepada-Mu sedangkan aku adalah aku

وَ كَيْفَ أَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ وَ أَنْتَ أَنْتَ

wa kaifa aqtho’u rojaa’ii minka wa anta anta

dan bagaimana aku berputus harap pada-Mu sedangkan Engkau adalah Engkau

إِلَهِي إِذَا لَمْ أَسْأَلْكَ فَتُعْطِيَنِي

ilaahii idzaa lam as’alka fathu’thiyanii

ya Allah jika aku tak meminta kepada-Mu agar Kau memberiku,

فَمَنْ ذَا الَّذِي أَسْأَلُهُ فَيُعْطِينِي

faman dzal ladzii as’aluhu fayu’thiinii

lalu siapa yang harus kumintai agar ia memberiku

إِلَهِي إِذَا لَمْ أَدْعُكَ [أَدْعُوكَ ] فَتَسْتَجِيبَ لِي

ilaahii idzaa lam ad’uka fatastajiiba lii

ya Allah jika aku tidak berdoa kepada-Mu agar Kau mengabulkanku,

فَمَنْ ذَا الَّذِي أَدْعُوهُ فَيَسْتَجِيبُ لِي

fa man dzal ladzii ad’uuhu fayastajiibu lii

maka kepada siapa aku harus berdoa agar mengabulkan hajatku

إِلَهِي إِذَا لَمْ أَتَضَرَّعْ إِلَيْكَ فَتَرْحَمَنِي

ilaahii idzaa lam atadhorro’ ilaika fatarhamanii

ya Allah jika aku tidak berlutut di hadapan-Mu agar Kau kasihi

فَمَنْ ذَا الَّذِي أَتَضَرَّعُ إِلَيْهِ فَيَرْحَمُنِي

faman dzal ladzii atadhorro’u ilaihi fayarhamunii

maka kepada siapa aku harus berlutut agar mengasihiku

إِلَهِي فَكَمَا فَلَقْتَ الْبَحْرَ لِمُوسَى عَلَيْهِ السَّلامُ وَ نَجَّيْتَهُ

ilaahii fakamaa falaqtal bahro limuusaa alaihis salaam wa najjaitah

ya Tuhanku maka sebagaimana Engkau membelah lautan untuk nabi Musa as lalu kau selamatkan dia

أَسْأَلُكَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ

as’aluka an tusholliya ‘alaa Muhammad wa aali muhammad

aku memohon agar Kau haturkan shalawat dan salam kepada Muhammad dan keluarganya

وَ أَنْ تُنَجِّيَنِي مِمَّا أَنَا فِيهِ

wa an tunajjiyanii mimmaa anaa fiih

dan menyelamatkanku dalam keadaan ini

وَ تُفَرِّجَ عَنِّي فَرَجاً عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ

wa tufarrija ‘anni farojan ‘aajilan ghoiro aajil

serta bukalah jalan keluar bagiku secepat-cepatnya

بِفَضْلِكَ وَ رَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

bifadhlika wa rohmatika yaa arhamar roohimiin

demi kemurahan dan rahmat-Mu wahai yang paling pengasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *