Doa, amalan dan anjuran memohon anak

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

1. Membaca ayat 35 surah Nur

Sangat dianjurkan bagi suami istri, baik sebelum dan saat kehamilan istri, untuk sering membaca ayat 35 surah Nur di bawah ini:

اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِيءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

2. Memperhatikan nutrisi makanan

Disarankan bagi kedua pasangan untuk memperhatikan nutrisi makanan. Banyak makanan-bakanan seperti buah pir, buah delima, juga buah quinch, untuk dimakan agar anak menjadi rupawan. Begitu juga kacang-kacangan penuh protein baik untuk dikonsumsi.

3. Membaca doa yang diajarkan Imam Shadiq as di bawah ini:

أَللَّهُمَّ لَا تَذَرنِي فَردًا وَ أَنتَ خَیرُ الوَارِثِینَ وَحِیدًا وَحشًا فَیَقصُرُ شُکرِي عَن تَفَکُّرِي بَل هَب لِي عَاقِبَةَ صِدقٍ ذُکُورًا وَ إِنَاثًا آنِسُ بِهِم مِنَ الوَحدَةِ وَ أَسکُنُ إِلَیهِم مِنَ الوَحدَةِ وَ أشکُرُکَ عِندَ تَمَامِ النِّعمَةِ یَا وَهَّابُ یَا عَظِیمُ ثُمَّ أعطِنِي فِي کُلِّ عَافِیَةٍ شُکرًا حَتَّی تُبلِغُنِي مِنهَا رِضوَانَکَ فِي صِدقِ الحَدِیثِ وَ أَدَاءِ الأَمَانَةِ وَ الوَفَاءِ بِعَهدٍ

Ya Allah jangan Kau biarkan aku sendiri sehingga kurang menysukuri nikmat-Mu dan bertafakur. Sesungguhnya Engkau waris yang terbaik. Anugerahkan aku anak lelaki dan perempuan sehingga aku merasa nyaman dan tentram dengan mereka lalu kusyukuri segala nikmat-Mu. Wahai yang maha pemberi dan maha agung. Karuniai aku rasa syukur dalam setiap kebaikan sehingga aku sampai pada keridhaan-Mu dan menunaikan amanah serta menunaikan janji.

4. Membaca doa dari Al-Qur’an yang diajarkan Imam Shadiq as dalam keadaan sujud

Dalam keadaan sujud, bacalah doa ini:

رَبِّ هَبْ لِی مِنْ لَدُنْکَ ذُرِّیَّةً طَیِّبَةً إِنَّکَ سَمِیعُ الدُّعاءِ رَبِّ لا تَذَرْنِی فَرْداً وَ أَنْتَ خَیْرُ الْوارِثِین

Ya Allah karuniai aku keturunan yang baik. Sungguh Engkau mendengar doa. Ya Allah jangan Kau biarkan aku sendiri dan Engkau adalah sebaik-baiknya waris.

5. Membaca doa ini setelah shalat Jum’at

Diriwayatkan bahwa seusai shalat Jum’at hendaknya melaksanakan shalat dua rakaat dengan memperpanjang ruku’ dan sujud serta membaca doa di bawah ini:

اللَّهُمَّ إِنِّی أَسْأَلُکَ بِمَا سَأَلَکَ بِهِ زَکَرِیَّا إِذْ قَالَ‏ رَبِ‏ لا تَذَرْنِی‏ فَرْداً وَ أَنْتَ‏ خَیْرُ الْوارِثِینَ‏ اللَّهُمَّ هَبْ لِی‏ ذُرِّیَّةً طَیِّبَةً إِنَّکَ سَمِیعُ الدُّعاءِ اللَّهُمَّ بِاسْمِکَ اسْتَحْلَلْتُهَا وَ فِی أَمَانَتِکَ أَخَذْتُهَا فَإِنْ قَضَیْتَ فِی رَحِمِهَا وَلَداً فَاجْعَلْهُ غُلَاماً وَ لَا تَجْعَلْ لِلشَّیْطَانِ فِیهِ نَصِیباً وَ لَا شِرْکاً

Ya Allah aku memohon kepada-Mu sebagaimana nabi Zakaria memohon dan berdoa: Ya Allah jangan Kau biarkan aku sendiri dan Engkau sebaik-baiknya waris. Ya Allah beri aku keturunan yang baik, sungguh Engkau mendengar doa. Ya Allah denga nama-Mu aku menikahinya dan jika Engkau mentakdirkan seorang anak maka jadikanlah ia hamba yang terjaga dari setan terkutuk.

6. Dzikir Subhanallah dan Istighfar

Di pagi hari hendaknya kita mengucap dzikir Subhanallah 70 kali:

سُبحَانَ اللهِ

Maha suci Allah.

Lalu setelahnya membaca dzikir Istighfar 10 kali:

أستَغفِرُ اللهَ رَبِّي وَ أَتُوبُ إِلَیهِ

Aku memohon ampun kepada Allah Tuhanku dan aku bertaubat kepada-Nya.