Banyak perbedaan riwayat tentang Imam Mahdi as; mana yang benar?

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

Ada banyak riwayat mengenai nama ibu, hari lahir dan umur Imam Mahdi saat ia muncul nanti. Begitu juga tempat ia muncul, lamanya ia ghaib, masa pemerintahannya, dan seterusnya. Manakah yang benar di antara itu semua?

Jawaban:

Permasalahan Imam Mahdi adalah masalah akidah yang telah diterima oleh semua umat Islam. Para ulama Ahlu Sunah pun telah menulis banyak buku seputar Imam Mahdi, misalnya akhir-akhir ini ada buku yang telah dicetak di Saudi Arabia dengan judul Baina Yaday Sa’ah, yang kandungannya cukup bagus.

Syiah meyakini, begitu lebih dari empat puluh ulama Ahlu Sunah, bahwa Imam Mahdi as putra Imam Hasan Askari as telah dilahirkan di dunia dan sempat dibesarkan oleh orang tuanya. Namun sepeninggal ayahnya beliau dighaibkan.

Spesifikasi kehidupan beliau bukanlah termasuk perkara akidah, jadi tidak terlalu penting. Nama ibunya entah Narjis atau Riyhana, ataukah Susan, tidak begitu mempengaruhi akidah kita. Begitu pula masalah-masalah semacamnya.

Yang terpenting untuk diyakini adalah, beliau saat ini juga hidup di dunia ini. Namun di manakah beliau? Itu rahasia. Adapun ungkapan-ungkapan dalam doa seperti, “Andai aku tahu di mana engkau berada..” dan semisalnya, hanyalah ungkapan kecintaan kita terhadap beliau.

Masalah ini tak ada jauh berbeda dengan masalah Isra’ Mi’raj nabi Muhammad saw. Semuanya meyakini mukjizat tersebut secara umum. Namun detil-detil peristiwa Isra’ Mi’raj yang dijelaskan dalam riwayat-riwayat wahid, tidak terlalu berkaitan dengan akidah kita; yang intinya benar atau tidaknya riwayat-riwayat tersebut tidak akan menggoyahkan keyakinan kita terhadap kebenaran Isra’ Mi’raj itu sendiri.