Tangisan nabi saat Imam Husain as lahir

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

Ketika Rasulullah saw mendengar berita kelahiran Imam Husain as, ia menuju rumah buah hatinya, Fathimah Azzahra as.

Sedangkan langkahnya berat, sambil bersedih ia terus berjalan. Dengan suara parau penuh kesedihan, berkata kepada Asma’, “Bawa kemari cucuku…”

Asma menyerahkan bayi mungil bercahaya itu kepada nabi. Beliau memeluk dan terus menerus menciuminya. Namun tak lama kemudian beliau tak mampu menahan tangis hingga Asma’ kebingungan seraya bertanya mengapa beliau menangis?

Rasulullah saw menjawab, “Sungguh aku menangisi cucuku ini…”

Asma’ tetap tidak faham. Berhati-hati ia bertanya, “Bukankah ia baru lahir? Seharusnya Anda gembira…”

Nabi menjawab, “Kelak sekelompok durjana akan membunuh cucuku ini. Semoga Allah saw menjauhkan syafa’atku dari mereka.”

“Janganlah kau beritakan hal ini kepada Fathimah, karena ia baru saja mendapatkan kebahagiaannya,” kata beliau sambil bangkit dari duduknya.

Rasulullah saw pergi meninggalkan rumah Fathimah dalam keadaan sedih, karena beliau telah mendengar berita ghaib tentang apa yang akan terjadi pada cucunya nanti.