Keridhaan sang ibu di saat kematian anak

Perhatian

Jika Anda mengcopy tulisan yang ada di Hauzah Maya, mohon cantumkan sumbernya atau link yang mengarahkan kembali ke situs ini.

Seorang pemuda berada dalam keadaan Sakaratul Maut dan menghembuskan nafas terakhirnya. Saat itu Rasulullah saw hadir di sampingnya.

Rasulullah saw berkata kepada pemuda itu, “Wahai anak muda, ucapkanlah Laa ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah swt).”

Pemuda itu hendak mengucapkan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. Namun ia tidak berdaya, seakan lidahnya tidak bisa bergerak.

Rasulullah saw diam sejenak. Lalu bertanya kepada orang-orang di sekitarnya, “Apakah ibu pemuda ini masih ada?”

Seorang wanita yang ada di duduk di sanding kepala pemuda itu berkata, “Aku ibunya.”

Rasulullah saw bertanya, “Apakah engkau ridha terhadap anakmu ini?”

“Tidak. Selama enam tahun terakhir ini aku tidak pernah berbicara dengannya,” jawab ibu pemuda itu.

Rasulullah saw berkata, “Ridhailah dia.”

Sang ibu menjawab, “Demi keridhaanmu, aku meridhai anakku, agar Allah swt ridha padanya.”